Pages

"Pertama" 2014

Rabu, 01 Januari 2014

          Hey Shinichi! Hari ini kita banyak membicarakan kata "pertama". Yah, Salah satunya karena hari ini, hari pertama di tahun 2014. Kucoba menuliskan semuanya untuk pertama--di tahun 2014 dalam lembaran yang berbeda. Kau tahu kenapa? Karena aku seringkali berbicara tanpa berpikir; katamu. Makanya dari pada salah bicara, aku bercerita saja pada lembaran kosong. Dari rentetan dialektika 2013 kemarin aku ingin melipat semuanya dan menyimpulnya agak tak berceceran kemudian menghasilkan sedikit ungkapan--maaf kalau lagi-lagi aku terlalu banyak bicara. Aku punya banyak misi di depan, Kau pun demikian. Lebih tepatnya kita harus menyelesaikan semua teka-teki yang ada di depan. Aku punya mimpi yang berat tapi Kau punya tanggung jawab yang lebih berat. Tapi, jujur saja aku berat menerima kenyataan.
          Di awal semuanya aku masih saja bingung dengan keadaan. Kita seperti berada di antara batu besar. Huh! Jauh, jauh, jauh aku mulai mencoba menerima semua yang terjadi di tahun 2013. Kulipat dan kurenungkan. Kau selalu mengingatkan kala aku terbentur, begitupun kala kau terbentur. Tapi satu hal yang lebih berat ketika aku terbentur denganmu. Kau selalu memecahkan misteri-misteri; tak terkecuali misteriku. Tapi, hal yang sudah jelas-jelas nampak (red: batu besar) tak mampu kita pecahkan. Butuh--kita selalu memegang hal itu. Tak mungkin dihancurkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

WHAT TIME IS IT?

Tags

Most Reading

VISIT

Followers